Judul : Aksara Bali dalam Usada
Badan yang memiliki : Perpustakaan Nasional RI
Penerbit : Paramita
Deskripsi Fisik : x, 245 halaman ; 20 cm
Keterangan Umum :
Pengarang : Ngurah Nala
Subyek :
Aksara Bali
Bali
Budaya
Catatan : Sejarah aksara atau huruf Bali tidak dapat terpisahkan dengan keberadaan aksara yang ada di India. Dalam kitab Svara-Vyanjana karya Prof. Raghu Vira (1956), disebutkan bahwa aksara pertama yang dikenal di India disebut aksara Karosi. Dari aksara itu kemudian berkembang menjadi aksara Brahmi yang merupakan cikal bakal dari Dewanagari dan aksara Pallawa. Aksara Dewanagari digunakan untuk menulis tulisan yang berbahasa sansekerta, sedangkan aksara Pallawa lebih banyak digunakan untuk menulis naskah yang berbahasa Pallawa. Kedua bahasa dan aksara ini dibawa ke Indonesia oleh pedagang India yang beragama Hindu dan Buddha. Dari kedua bahasa ini muncul aksara Kawi atau aksara Nusantara kuno, yang lama kelamaan menjadi Aksara Jawa, Bali, Bugis, dan beberapa aksara daerah lainnya.Aksara Dewanagari di Bali digunakan untuk menulis naskah berbahasa sansekerta, sedangkan aksara Bali digunakan untuk menulis tulisan berbahasa Bali atau Bali kuno. Aksara yang berkembang di Bali hanyalah aksara Pallawa yang disebut aksara Semi Pallawa, dari aksara ini berkembang menjadi Aksara Kediri Kwadrat, kemudian menjadi aksara Jawa dan aksara Bali.